Rabu, 13 April 2016

TUGAS SOFT SKILL BAHASA INGGRIS PAPER 3



`1.      Past Perfect Tense
Rumus             : S + Had + Been + V3
Example          :
Active                         : Dika had ate my burger
Passive            : My burger had been ate by Dika
2.      Past Future Continuous
Rumus             : S + would be being + V3
Example          :
Active                         : Euis would be visiting her family at Kuningan
Passive            : Her Family would be being visited by Euis at Kuningan
3.      Past Future Tense
Rumus             : S + woulde be : v3
Example          :
Active                         : Hilmy would bought a camera digital
Passive            : A camera digital would be bought by Himy

Selasa, 22 Maret 2016

TUGAS PAPER 2 SOFT SKILL BAHASA INGGRIS



Nama              : Euis Lestari
NPM               : 12215286
KELAS          : 1EA13

1.      A
A digunakan pada indefinite article, kata sandang ini digunakan pada hal yang tidak spesifik atau belum pernah diterangkan sebelumnya, kata A biasanya diikuti oleh huruf konsonan.
Contoh : a book, a man, a banana
Contoh Kalimat :
-           I ate a banana last night.
-          He goes to the swimming pool twice a week
2.      An
An digunakan pada indefinite article, kata sandang ini digunakan pada hal yang  spesifik, kata An biasanya diikuti oleh huruf vocal.
Contoh : an elephant, an umbrella
Contoh Kalimat :
-          I see an elephant today with my family
3.      The
The digunakan pada definite article, the biasanya digunakan untuk hal yang spesifik.
Contoh : person, thing, maupun idea.
Contoh Kalimat :
-          I was happy to see the police man who safe me from robber
-          I take the book in my bag
-          The place that I just visited is cozy.
4.      No (Tanpa Article)
Maksudnya tidak ada article (a, an, the) yang perlu digunakan terhadap suatu noun (kata benda).
Beberapa macam naoun yang tidak dapat menggunakan article adalah nama-nama bahasa, olahraga, academia, subject, agama, dll.
Contoh Kalimat :
-          Can you speak Japanese ?
-          That children played football


                       


Senin, 14 Maret 2016

TUGAS PAPER 1 SOFT SKILL BAHASA INGGRIS



Nama              : Euis Lestari
NPM               : 12215286
KELAS          : 1EA13

1.      Some
Some digunakan untuk menyatakan sebagian jumlah suatu benda. Some digunakan untuk kalimat positif.
Ex : She drinks some novel
2.      Many
Many digunakan untuk menyatakan jumlah suatu benda yang dapat dihitung
(countable) sepertinya misalnya : book, pen, or etc.
Ex : They have many children
3.      Any
Any digunakan untuk menyatakan sebagian jumlah suatu benda.  Any digunakan untuk kalimat negative.
Ex : She doesn’t drink any coffee
4.      Much
Much digunakan untuk menyatakan jumlah suatu benda yang tidak dapat dihitung (uncountable, seperti misalnya : sugar, money.
Ex : Mrs. Euis buy much sugar at the market
5.      More
More biasa digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang lebih atau dapat digunakan sebagai kata pembanding.
Ex : She’s more beautiful than before

Minggu, 17 Januari 2016

TUGAS IBD PAPER 16 - MANUSIA DAN HARAPAN



PAPER 15
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
1.      Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir,  tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan  hal  yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresidari kecemasan.Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tecapai.

2.      Macam-Macam Kecemasan yang dialami Manusia
a.    Kecemasan  obyektif
Kecemasan  tentang kenyataan  adalah  suatu  pengalaman  perasaan  sebagai  akibat pengamatan  atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkunganseseorang  yang  mengancam   untuk  mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi  kecenderungan  untuk menjadi  takut kalau ia berada dekat  dengan benda-benda tertentu  atau keadaan  tertentu  dari lingkungannya.
b.    Kecemasan  neorotis
Kecemasan  ini timbul karena pengamatan  tentang bahaya dari naluriah. Menurut Sigmund  Freud,  kecemasan  ini dibagi  tiga macam, yakni  :
-          Kecemasan  yang  timbul  karena  penyesuaian  diri dcngan  lingkungan.
-          Bentuk  ketakutan  yang tegang  dan  irrasional  (phobia)
-          Rasa  takut  lain  ialah  rasa  gugup,  gagap  dan  sebagainya. 

c.    Kecemasan  moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang.Tiap  pribadi memiliki bermacam-macam   emosi  antara lain:  iri, dendam,  dengki,  marah,  gelisah,  cinta, rasa kurang.

3.      Sebab-Sebab Seorang Gelisah
Mungkin kegelisahan seseorang itu disebabkan antara lain:
-       Kesulitan ekonomi
-       Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas
-       Penyakit yang menahun
-       Mendapatkan pasangan hidup yang ideal
-       Takut kehilangan pasangan hidup
-       Khawatir gagal dalam berkarier

4.      Contoh Kegelisahan Manusia
Contoh Kegelisahan Neorotis
Didi  anak laki-laki  berumur  10 tahun.  Ia duduk  di kelas  V SD. Pada  suatu  hari ia diberitahu  ayahnya,  bahwa bulan depan ayahnya  dipindahkan  ke kota lain. Mereka sekeluarga  harus  pindah. Sudah  tentu Didi harus  ikut. Jadi  ia harus  pindah  sekolah di kota tempat ayahnya  bertugas.  Ibu Didi nampak  gelisah, karena tinggal  di tempat yang lama ia sudah betah, berkat adanya seorang ibu yang aktif mengumpulkan   dan memajukan  ibu-ibu.  Lebih-Iebih  Didi, karena  baik di kampung  maupun  di sekolah Didi banyak kawannya.  Karena itu ia takut kalau di tempat yang bam  kelak ia tidak akan merasa  betah.  Bila tidak ikut pindah,  akan  ikut siapa,  ikut pindah  bagaimana di tempat  yang  bam  nanti.  Ia takut pada  bayangannya  sendiri.

5.      Usaha-Usaha Mengatasi Kegelisahan Manusia
a.    Belajarlah menjadi objektif
b.    Tuliskan ketakutan yang kita rasakan
c.    Ingatlah keberhasilan yang kita miliki
d.   Tanya kan kepada diri sendiri, “hal buruk apa yang sedang terjadi ?”
e.    Lalu tanyakan juga pada diri sendiri, “hal baik apa yang bisa terjadi ?”
f.     Belajarlah berpikir positif
g.    Lakukan hal yang menarik setiap hari
h.    Bicarakan kegelisahan pada rekan terdekat

6.      Pengertian Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama, orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain. Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan ialah perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang ada pada diri seseorang, sehingga tiada dapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.

7.      Pengertian Kesepian
Kesepian adalah keadaan emosi dan kognitif yang tidak bahagia yang diakibatkan oleh hasrat akan hubungan akrab tetapi tidak dapat mencapainya. Individu yang tidak menginginkan teman bukan orang yang kesepian, tetapi seseorang yang menginginkan teman dan tidak memilikinyalah orang yang kesepian. Kesepian adalah pengalaman subjektif. Kesepian juga dideskripsikan sebagai kesakitan sosial - suatu mekanisme psikologis untuk memperingatkan seorang individu atas isolasi yang tidak diinginkan dan memotivasinya untuk mencari hubungan sosial. 


8.      Sebab-Sebab Orang Mengalami Kesepian
Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan kesepian :
-       Terlalu Sibuk di Sosmed
Sebuah hasil penelitian menemukan bahwa seseorang terlalu sibuk bersosialisasi di sosmed, akan semakin kehilangan kehidupan nyatanya. Mereka juga menemukan bahwa seseorang yang lebih aktif dalam sosmednya, akan membuat lingkungan pertemanan nyatanya menjadi berkurang. Namun hal ini lebih baik daripada orang-orang yang hanya melihat kabar terbaru dari temannya tanpa berkomentar ataupun memberi “jempol”.
-       Usia
Dengan semakin majunya teknologi, maka budaya tradisional juga semakin hilang. Hal inilah yang kemudian menyebabkan orang-orang yang berusia lanjut semakin tertekan dalam rasa sepi. Dalam masyarakat tradisional, orangtua menjadi perhatian utama karena mereka selalu dikelilingi oleh keluarga ataupun orang-orang di sekitarnya.
Tetapi dengan semakin padatnya kesibukan yang dimiliki oleh anak-anaknya, banyak orangtua yang tidak lagi menjadi prioritas utama anak-anaknya. Hal inilah yang kemudian menyebabkan mereka merasa tersisih dari keluarga serta lingkungannya.
-       Genetik
Dari sebuah hasil penelitian telah ditemukan bahwa seseorang yang memiliki saudara kembar biasanya lebih jarang merasa kesepian daripada seseorang yang tidak memilikinya. Selain itu kesepian juga bisa menyebabkan ketidakstabilan otak, yang kemudian menjadi pemicu dari hipertensi.
-       Perpisahan
Faktor lain yang menjadi penyebab rasa kesepian dari seseorang adalah pernikahan yang tertunda, kegagalan sebuah pernikahan, perceraian dan kematian. Banyak orang yang kemudian melarikan diri.

                                       

9.      Contoh Seseorang yang dilanda Kesepian
Orang yang dilanda kesepian biasanya adalah orang yang mengalami frustrasi atau depresi, sehingga ia akan menjauh dari lingkungan dan akhirnya mengalami kesepian. Biasanya ia akan bersikap rendah diri dan merasa tidak nyaman berada ditempat keramaian.


10.  Pengertian Ketidakpastian
Ketidakpastian adalah suatu keadaan yang tidak menentu, tidak tahu arah dan tujuan suatu keadaan tersebut. Ketidakpastian membuat seseorang menjadi kehilangan konsentrasi akan kemana dirinya harus melangkah.

11.  Sebab-Sebab Ketidakpastian                                                  
Apabila seseorang berada dalam ketidakpastian, tentu orang tersebut tidak bisa berpikir jernih dan mengambil suatu keputusan dengan tepat. Orang tidak dapat berpikir dengan pasti bisa saja disebabkan karena obsesi, phobia, kompulasi, histeria, delusi, halusinasi , keadaan emosi.